Home / Berita / Malaysia Gelontorkan Rp 39,7 Triliun untuk Pusat Data AI Pertama

Malaysia Gelontorkan Rp 39,7 Triliun untuk Pusat Data AI Pertama

KUALA LUMPUR — Malaysia semakin mendekati kedaulatan kecerdasan buatan (AI) setelah meresmikan fasilitas pusat data AI di Kulai, Johor. Pusat data ini merupakan hasil kerja sama antara YTL Power International, perusahaan listrik nasional, dengan produsen GPU global, Nvidia.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas pencapaian signifikan yang berhasil diwujudkan dalam waktu 22 bulan. Investasi kedua perusahaan dalam proyek ini mencapai RM10 miliar atau sekitar Rp 39,7 triliun.

“Membangun AI berdaulat sendiri sangat penting dalam mengembangkan ekosistem digital berbasis AI yang aman dan tepercaya,” kata Anwar, usai bertemu dengan Jensen Huang, pendiri dan CEO Nvidia, serta Datuk Seri Yeoh Seok Hong, Direktur Pelaksana YTL Power, di sela-sela Pertemuan Pemimpin Ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC). Turut hadir Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz.

Data center yang berlokasi di YTL Green Data Centre Park ini memiliki kapasitas 600 MW. Infrastruktur pusat data ditenagai GPU NVL72 Grace Blackwell (GB 200) berpendingin cairan dan didukung model bahasa besar (LLM) milik Malaysia, Ilmu, yang diperkenalkan pada Agustus lalu.

Tengku Zafrul menyatakan, pemerintah Malaysia mengalokasikan RM5,9 miliar atau sekitar Rp 23,38 triliun dalam anggaran 2026 untuk mendukung sektor AI. “Investasi ini menegaskan komitmen kami untuk memposisikan Malaysia sebagai pusat regional utama inovasi AI dan keunggulan pusat data,” ujarnya.

Sejak pembentukan Kantor AI Nasional di bawah Kementerian Digital pada Desember tahun lalu, Malaysia telah gencar mendorong perkembangan AI dalam negeri. YTL Power menekankan pentingnya cloud berdaulat untuk menampung layanan AI bagi pemerintah dan masyarakat. Dengan YTL AI Cloud dan peluncuran model bahasa Ilmu, Malaysia menjadi salah satu negara pertama di kawasan yang memiliki kapabilitas AI berdaulat.

Baca Juga  Harga Bapokting di Pasar Rakyat Sumedang Relatif Stabil

“Terima kasih kepada pemerintah atas dukungannya dalam menetapkan kerangka kebijakan yang memungkinkan kemajuan pesat infrastruktur AI di seluruh negeri,” kata Yeoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *