Home / News / South Kalimantan Targets Three Priority Areas for Forest and Land Fire Suppression

South Kalimantan Targets Three Priority Areas for Forest and Land Fire Suppression

Banjarbaru – Kalimantan Selatan telah membentuk tim khusus untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di tiga lokasi prioritas di Banjarbaru, kata Deputi Bidang Koordinasi Pangan Hanif Faisol Nurofiq.

Nurofiq mengonfirmasi kebijakan tersebut setelah memimpin operasi pemadaman kebakaran di Guntung Damar, Banjarbaru, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, pada hari Minggu (23 Agustus).

Tim tersebut akan mempercepat upaya pengendalian kebakaran di lahan seluas 700 hektare di Pengayuan, 300 hektare di Liang Anggang, dan 120 hektare di Guntung Damar, ujarnya.

Nurofiq, yang merupakan mantan pejabat di bidang lingkungan hidup, mengatakan bahwa ketiga wilayah tersebut memerlukan “upaya pemadaman intensif yang disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik tanahnya.”

Ia menyatakan perlunya upaya pemadaman yang lebih kuat untuk memadamkan titik api dan mengantisipasi risiko yang lebih tinggi, mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan akan adanya musim kemarau yang berkepanjangan.

“Musim kemarau ini tidak akan segera berakhir, sehingga mendorong gubernur untuk mempercepat penanganan semaksimal mungkin,” kata Nurofiq, seraya menekankan pentingnya mencegah munculnya titik api baru.

Di Guntung Damar, pihak berwenang terus berupaya memadamkan kebakaran yang melanda lahan gambut dengan ketebalan satu hingga tiga meter, ujarnya.

Pemerintah provinsi telah mengerahkan ratusan pompa air untuk membasahi dua wilayah yang memiliki cakupan lahan gambut luas, tambahnya.

“Pembasahan kembali lahan gambut sangatlah penting di sini,” kata Nurofiq.

Ia juga menyoroti rencana pengerahan personel tambahan dari TNI dan Polri dalam operasi pemadaman guna memastikan hasil yang lebih cepat dan efektif.

Nurofiq menetapkan tenggat waktu dua minggu untuk memadamkan kebakaran di ketiga lokasi prioritas tersebut, serta mendesak adanya tindakan terpadu untuk mengendalikan kebakaran maupun kabut asap yang ditimbulkannya.

Baca Juga  Sektor Perikanan Jadi Andalan Kepri untuk Menjaga Stabilitas Inflasi dan Ketahanan Pangan

“Masalah kabut asap di Kalimantan Selatan harus ditangani,” tegas Nurofiq.

Daffa Ibrahim/ant

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *