Home / News / Laba Matahari Department Store Turun Menjadi 601 Miliar Rupiah

Laba Matahari Department Store Turun Menjadi 601 Miliar Rupiah

MANAJEMEN PTMatahariDepartemen Toko Tbk (LPPF) mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 4,4 triliun selama sembilan bulan tahun ini. Jumlah ini turun dari pendapatan Rp 4,9 triliun pada posisi September tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 29 Oktober 2025, Matahari mencatatkan pendapatan dari penjualan eceran sebesar Rp 2,5 triliun atau turun dari Rp 2,8 triliun. “Sementara itu, penjualan konsinyasi turun dari Rp 2,1 triliun menjadi Rp 1,8 triliun, sedangkan pendapatan jasa turun dari Rp 7,6 miliar menjadi Rp 5,7 miliar pada September 2025,” seperti dikutip dari laporan keterbukaan informasi ke bursa.

Selain itu, beban pokok pendapatan Matahari juga turun dari 1,6 triliun Rupiah menjadi 1,4 triliun Rupiah. Sementara itu, laba Matahari tercatat sebesar 601 miliar Rupiah atau turun dari 622 miliar Rupiah pada periode yang sama tahun lalu.

Hingga September 2025, Matahari memiliki total aset sebesar 4,5 triliun. Jumlah ini turun dari 5,1 triliun pada periode Desember 2024. Sementara ekuitas Matahari tercatat sebesar 181,6 miliar dengan utangnya sebesar 4,3 triliun.

Departemen Toko Mataharihingga Juni 2025, telah tercatat memiliki 142 cabang yang tersebar di 79 kota di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat lebih dari 600 pemasok yang 93 persen di antaranya berasal dari dalam negeri. Total karyawan Matahari saat ini mencapai 7.655 orang.

Baca Juga  Puluhan Triliun Hilang Akibat Banjir, Purbaya: Ini Akibat Lama Mengabaikan Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *