Home / News / AI Diperkirakan Akan Mendorong Laba Perbankan Global menjadi 2 Triliun Dolar AS pada 2028

AI Diperkirakan Akan Mendorong Laba Perbankan Global menjadi 2 Triliun Dolar AS pada 2028

Citibank memprediksi penggunaan kecerdasan buatan (AI) di sektor perbankan dapat meningkatkan laba perbankan global secara signifikan pada 2028.

Laba perbankan global diperkirakan bisa mencapai 2 triliun dolar AS atau 33.204 kuadriliun rupiah (kurs 16.602 rupiah per dolar AS) berkat penggunaan AI.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi menjelaskan proyeksi tersebut diperoleh dari riset yang dilakukan Citibank dan membuktikan bahwa AI akan memiliki dampak positif jika digunakan dengan baik.

“AI akan mendorong laba industri perbankan global hingga mencapai 2 triliun dolar AS pada tahun 2028,” kata Batara dalam acara Citi Data Centre Day 2025 di The Langham, Jakarta Pusat pada Senin (26/10).

Batara menyebut sektor keuangan nantinya akan menjadi yang terdepan dalam mengimplementasikan AI dalam sistem karena sektor ini berurusan dengan banyak data.

“Sebagai contoh, di Citi kami mempercepat momentum kami melalui ekspansi global alat-alat AI milik Citi,” katanya.

Mengenai penerapan AI di Citi, termasuk Citibank Indonesia, Batara mengatakan bahwa saat ini perusahaan berkomitmen untuk menerapkan budaya yang mereka sebut sebagai ‘AI First’.

Dengan demikian, Citi juga akan memanfaatkan AI untuk memberikan solusi yang lebih personal dan inovatif bagi kliennya di seluruh dunia.

“Bayangkan bagaimana hal ini juga dapat diterapkan di industri lainnya. Namun agar semua ini dapat berjalan, kita membutuhkan fondasi yang kuat dan di sinilah peran pusat data menjadi penting,” kata Batara.

Oleh karena itu, ia juga menegaskan pentingnya peran keberadaan pusat data atau data center di Indonesia jika AI akan diterapkan di berbagai sektor.

“Sentra data mendukung berbagai pekerjaan di belakang layar, mulai dari komputasi awan hingga model AI. Di negara seperti Indonesia, di mana adopsi digital berkembang sangat cepat, memiliki infrastruktur data yang andal dan berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

Baca Juga  Periksa Rekomendasi Saham BBCA, TLKM, INDF, ICBP, BRPT dan CDIA untuk Senin (27/10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *