Purbaya.id, JAKARTA –Nilai tukar rupiahdolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah dalam perdagangan hari ini, Senin (27/10/2025). Lihat kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI.
Berdasarkan dataBloombergpukul 09.05 WIB, nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,03% atau 5 poin menuju level Rp16.607 perDolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau stagnan pada 98,94.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan bergerak fluktuatif tetapi berisiko ditutup melemah di kisaran Rp16.600-Rp16.650 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Senin (27/10/2025).
Perkiraan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah sentimen. Dari luar negeri, Ibrahim mengatakan bahwa Gedung Putih pada hari Kamis mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan pekan depan. Hal ini memicu harapan akan mencairnya hubungan perdagangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar dunia ini.
Para pedagang juga waspada menjelang penundaan rilis indeks harga konsumen (IHK) AS untuk bulan September, sebuah indikator penting untuk prospek kebijakan Federal Reserve.
Data tersebut, yang tertunda awal bulan ini karena penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung, dianggap krusial dalam membentuk ekspektasi untuk pertemuan The Fed minggu depan. Pasar memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Fed minggu depan.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada September 2025 tumbuh lebih tinggi.
Laporan BI menyebut pertumbuhan M2 pada September 2025 sebesar 8,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Agustus 2025 sebesar 7,6% (yoy) sehingga tercatat Rp9.771,3 triliun. Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 10,7% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,2% (yoy).
Kemudian perkembangan M2 pada September 2025 dipengaruhi oleh aset luar negeri bersih, penyaluran kredit, dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus).
Sementara penyaluran kredit pada September 2025 tumbuh sebesar 7,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit pada bulan sebelumnya sebesar 7,0% (yoy).
Selain itu, tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 6,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Agustus 2025 sebesar 5,0% (yoy).
Berikut kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI, Senin (27/10/2025).
Harga Jual Beli Dolar AS di BCA Hari Ini
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 10.37 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.620 dan harga jual sebesar Rp16.640 berdasarkan e-rate.
Berdasarkan TT counter, BCA pada pukul 08.02 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.425 dan harga jual Rp16.725. Lalu berdasarkan bank notes pada pukul 08.03 WIB, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.425 dan Rp16.725.
Harga Jual Beli Dolar AS di BRI Hari Ini
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 10.34 WIB masing-masing sebesar Rp16.613 dan Rp16.640 untuk e-rate.
Kemudian untuk TT counter, BRI menetapkan harga beli sebesar Rp16.530 per dolar AS dan harga jual Rp16.730 per dolar AS.







