Banjarbaru — Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar bandara, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor kembali menyalurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahun 2025 kepada masyarakat Kota Banjarbaru.
Kegiatan penyerahan simbolis dilaksanakan di Ruang Rapat Kayuh Baimbai Kantor PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Syamsudin Noor, dan diserahkan langsung oleh General Manager Stephanus Millyas Wardana kepada para penerima manfaat. Acara tersebut turut disaksikan oleh Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru, H. Marhain Rahman, S.Sos., M.AP., serta sejumlah kepala dinas, camat, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.
Total penyaluran program TJSL tahun 2025 mencapai Rp368.980.000 (tiga ratus enam puluh delapan juta sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah). Adapun penyaluran bantuan tersebut mencakup sejumlah kegiatan dan kerja sama strategis bersama instansi pemerintah Kota Banjarbaru, di antaranya:
Injourney Airports Ramah Difabel — bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Banjarbaru, senilai Rp65.400.000 berupa dukungan fasilitas bagi penyandang disabilitas.
Injourney Airports Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) — program bedah rumah bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru, senilai Rp100.000.000 untuk dua rumah di Tambak Langsat dan Jalan Golf.
Injourney Airports Sadar Pariwisata — bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Banjarbaru, senilai Rp42.400.000 yang akan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jolali.
Injourney Airports Cerdaskan Bangsa — bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, senilai Rp71.180.000 berupa bantuan perlengkapan sekolah dan kegiatan Injourney Airports Mengajar.
Injourney Airports Sarana dan Prasarana — bekerja sama dengan BNPB, senilai Rp40.000.000 berupa bantuan alat roda tiga untuk penanganan kebakaran.
Injourney Airports Alam Lestari — bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, senilai Rp50.000.000 untuk mendukung kegiatan pelestarian lingkungan.
Sejak pertama kali dilaksanakan, program TJSL di Bandara Syamsudin Noor telah berjalan secara konsisten. Hingga saat ini, total nilai bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp5,916 miliar (lima miliar sembilan ratus enam belas juta rupiah).
Untuk tahun 2025, PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Syamsudin Noor menyiapkan total dana TJSL sebesar Rp750 juta, dengan fokus pada tiga pilar utama pembangunan berkelanjutan, yaitu pilar sosial, pilar ekonomi, dan pilar lingkungan.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyampaikan bahwa melalui program TJSL, perusahaan berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kualitas hidup di sekitar bandara.
“Melalui program TJSL ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung pembangunan Kota Banjarbaru, serta mempererat sinergi antara PT Angkasa Pura Indonesia dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Millyas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik.
“Sinergi ini menjadi kunci dalam upaya kita bersama membangun kota yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tambahnya.







