Home / Berita / 10 Penyebab Gula Darah Naik, Ternyata Bukan Cuma Diabetes!

10 Penyebab Gula Darah Naik, Ternyata Bukan Cuma Diabetes!

Jakarta – Selama ini banyak orang mengira kadar gula darah tinggi hanya berkaitan dengan penyakit diabetes. Padahal, kenaikan gula darah dapat disebabkan oleh berbagai faktor lain, seperti genetik, pola makan tidak sehat, hingga kurangnya aktivitas fisik.

Konsumsi gula berlebih serta karbohidrat olahan dapat memicu lonjakan kadar gula darah. Selain itu, sejumlah studi juga menunjukkan bahwa perilaku sedenter (minim aktivitas fisik) meningkatkan risiko resistensi insulin.

Mengutip CNN Indonesia, berikut beberapa kondisi selain diabetes yang dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat:

1. Sindrom Cushing

Sindrom Cushing adalah kondisi langka akibat paparan hormon kortisol berlebih. Peningkatan kortisol dapat mengganggu kerja insulin sehingga memicu resistensi insulin.

2. Penyakit Pankreas

Berbagai penyakit pankreas seperti pankreatitis, kanker pankreas, dan fibrosis kistik dapat menyebabkan gula darah tinggi. Ketika pankreas rusak, produksi insulin terganggu sehingga gula darah tidak dapat dikendalikan dengan baik.

3. PCOS

Penderita sindrom ovarium polikistik (PCOS) kerap mengalami ketidakseimbangan hormon, termasuk peningkatan kadar testosteron dan insulin. Kondisi ini dapat menyebabkan resistensi insulin dan kelebihan glukosa dalam darah.

4. Trauma Fisik

Cedera, kecelakaan, atau luka bakar dapat memicu respons stres pada tubuh. Hormon kortisol dan epinefrin yang dilepas tubuh akibat stres fisik ini meningkatkan produksi glukosa sekaligus menurunkan efektivitas insulin.

5. Stres Pascaoperasi

Setelah operasi, tubuh mengalami stres yang meningkatkan hormon dan sitokin tertentu. Hal ini membuat produksi glukosa oleh hati meningkat dan insulin menjadi kurang efektif. Menurut Very Well Health, sekitar 30 persen pasien mengalami hiperglikemia setelah operasi.

6. Infeksi

Infeksi seperti pneumonia atau infeksi saluran kemih dapat meningkatkan kadar kortisol. Kortisol yang tinggi menghambat kemampuan insulin menurunkan gula darah. Respons ini merupakan mekanisme tubuh untuk menyediakan energi dalam melawan infeksi.

Baca Juga  Bang Dhin: Saatnya Kesejahteraan Guru PAUD dan TK Ditingkatkan

7. Konsumsi Obat Tertentu

Beberapa obat dapat meningkatkan kadar gula darah, seperti vasopresor katekolamin (dopamin, norepinefrin), imunosupresan (takrolimus, siklosporin), serta kortikosteroid. Obat-obatan tersebut mempengaruhi enzim yang mengatur produksi glukosa dan sensitivitas insulin.

8. Obesitas

Obesitas termasuk penyebab utama gula darah naik. Kelebihan sel lemak dapat mengganggu keseimbangan glukosa dan insulin. Sel lemak juga menghasilkan protein inflamasi yang memperburuk resistensi insulin.

9. Penyakit Gusi

Penelitian menunjukkan bahwa penyakit gusi tingkat lanjut dapat meningkatkan peradangan tubuh. Peradangan inilah yang dapat menaikkan kadar gula darah. Penyakit gusi juga sering ditemukan pada penderita diabetes, sehingga pemeriksaan gigi bisa membantu mendeteksi gula darah tinggi.

10. Nutrisi Melalui Selang Makan

Pada pasien rawat inap, pemberian nutrisi melalui selang atau infus dapat meningkatkan kadar gula darah karena larutan yang diberikan sering mengandung gula tinggi.

a9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *