Home / Berita / Catat Saham Pilihan, Sambut Pelonggaran Moneter Global, Ada RAJA hingga BREN

Catat Saham Pilihan, Sambut Pelonggaran Moneter Global, Ada RAJA hingga BREN

Purbaya.id, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) minggu ini akan diiringi dengan sentimen keputusan moneter dari bank sentral beberapa negara seperti Amerika Serikat hingga Jepang.

Tim riset Phintraco Sekuritas menyampaikan, konsensus memprediksi bahwa pertemuanThe Fedpada Rabu (29/10/2025) akan memutuskan untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi kisaran 3,75% hingga 4%.

“Investor juga akan menantikan keputusan suku bunga dari ECB, Bank of Japan dan Bank of Canada,” tulis tim riset Phintraco Sekuritas, Senin (27/10/2025).

Selain itu, pasar juga akan memperhatikan pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan yang dijadwalkan pada Kamis (30/10). Pada saat yang sama, shutdown pemerintah di AS diperkirakan masih akan berlangsung pada minggu ini, dan akan menjadishutdownterlama kedua sepanjang sejarah.

Sementara itu, pada penutupan pasar terakhir, Jumat (24/10/2025), IHSG melemah 0,03% ke 8.271. Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa secara teknikal IHSG membentuk candlestick shooting star yang mengindikasikan adanya potensi koreksi. Di sisi lain, Stochastic RSI berpotensi membentuk Death Cross di area pivot.

Dengan demikian, IHSG dalam pekan ini diperkirakan akan bergerak di level resistance 8.300, support di 8.200 dan level pivot ada di 8.250.

Dengan adanya ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter saat ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan, antara lain saham PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Panin Financial Tbk. (PNLF), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP), PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO), dan saham PT Essa Industries Indonesia Tbk. (ESSA).

Sementara itu, Chartist Pasar Senior Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta menjelaskan bahwa secara teknikal meskipun IHSG menunjukkan pola bearish pin bar, namun indeks komposit berada dalam fase uptrend dengan didukung oleh MA20 dan MA60 yang cenderung menguat. Di sisi lain, Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, serta terdapat tanda-tanda penguatan volume.

Baca Juga  Harga Komoditas Berfluktuasi: CPO Turun 1,1 Persen, Nikel dan Timah Stabil

Dengan demikian, Nafan memprediksi IHSG akan berada di tingkat dukungan 8.239 dan 8.186, sedangkan tingkat resistensi diperkirakan berada di 8.288 dan 8.390.

“Para pelaku pasar mengapresiasi hasil peluncuran indeks harga konsumen (CPI) Amerika Serikat yang menunjukkan kenaikan yang lebih rendah dari perkiraan. Hal ini memberikan harapan besar bagi pemangkasan suku bunga The Fed pada Oktober dan Desember tahun ini masing-masing sebesar 25 bps,” kata Nafan.

Bukan hanya dari sisi moneter, Nafan menilai optimisme terkait peluncuran kinerja laporan keuangan perusahaan-perusahaan pada September 2025 juga memberikan katalis positif bagi pasar.

Nafan merekomendasikan sejumlah saham yang bisa dibeli, yaitu saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dengan level masuk di Rp8.850-Rp9.250, target harga 1 di Rp9.425 dan target harga 2 di Rp9.775.

Berikutnya adalah saham PT Elnusa Tbk. (ELSA) dengan level masuk di Rp500-Rp510, target harga 1 di Rp520, target harga 2 di Rp525, dan target harga 3 di Rp555.

Terakhir, ada saham PT Harum Energy Tbk. (HRUM) dengan level masuk di Rp1.055-Rp1.095, target harga 1 di Rp1.125, target harga 2 di Rp1.175 dan target harga 3 di Rp1.255.

Penyangkalan: berita ini tidak dimaksudkan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Purbaya.id tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *