Home / News / Koin Berdentang di Menara Kantor ASG: Saat Kebaikan Mengalir Melalui Bambu

Koin Berdentang di Menara Kantor ASG: Saat Kebaikan Mengalir Melalui Bambu

Purbaya.id, JAKARTA – Di dalam ruang serba gunaGrup Agung SedayuMenara Kantor, suasana tenang sejenak sebelum suara koin mulai terdengar.

Dari bambu yang dibelah dua dan disandarkan menyerupai perosotan, koin-koin bergerak perlahan, menuruni lintasan menuju wadah hitam di bawahnya.

Setiap suara gemerincing terdengar seperti membawa pesan, kebaikan bisa dimulai dari langkah kecil.

“Langkah demi langkah, sekecil apa pun jika dilakukan dengan niat yang tulus, dapat memberikan dampak yang besar kepada orang lain,” menjadi pembuka kegiatan penuangan celengan bambu yang digelar serentak oleh Agung Sedayu Group (ASG) di berbagai lokasi, antara lain Pantai Indah Kapuk, Harmoni, Agung Sedayu Group Office Tower, Sedayu City, Puri Mansion, Dharmawangsa, hingga Taman Palem.

Tidak ada atribut megah atau panggung besar, hanya bambu, celengan, dan orang-orang yang datang dengan niat tulus.

Di tangan mereka, celengan kecil menjadi simbol harapan yang sederhana namun nyata. Uang yang ditabung perlahan selama berbulan-bulan kini dialirkan kembali untuk membantu sesama.

“Sebagian dana yang telah terkumpul akan disalurkan oleh Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia kepada yang membutuhkan,” kata pihak ASG dalam acara tersebut.

“Program pencairan celengan bambu ini sejalan dengan misi kemanusiaan yang menjadi dasar utama Tzu Chi dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial,” katanya.

Di antara peserta, Komite Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi PIK Tina Lie menyaksikan momen itu dengan mata berbinar.

“Sangat luar biasa dengan niat baik dari karyawan ASG ini yang mendorong niat baik mereka sendiri untuk berkontribusi bagi masyarakat. Itu adalah berkah yang luar biasa karena dengan kita memiliki niat baik, tumbuh di lingkungan yang penuh berkah, maka lingkungan perusahaan ini tentu akan terus berkembang. Setiap individunya hidup, secara otomatis perusahaannya juga pasti hidup,” katanya.

Baca Juga  Perry Warjiyo: Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Keuangan Digital Tercepat

Dia menegaskan dana yang terkumpul akan dikembalikan lagi kepada masyarakat.

“Seperti kita menerima bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu, berbeda dengan rumah yang akan diadakan oleh pihak ASG sendiri,” tambahnya.

Di akhir acara, koin berhenti berputar, tetapi gema suaranya seakan tertinggal di ruangan itu, mengingatkan setiap orang yang hadir bahwa keikhlasan tidak selalu bersuara keras.

Terkadang dia cukup dengan gemerlap lembut dari sebatang bambu, membawa pesan: sekecil apa pun, niat baik tidak akan pernah sia-sia.(jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *