Home / Opinion / [PUISI] Perempuan Tanpa Kepala

[PUISI] Perempuan Tanpa Kepala

Masita Azhari *)

 

 

Mereka bilang aku mengganggu malam,

katanya langkahku menyeret resah ke jalan sepi.

Mereka lupa betapa mudahnya menuding

seseorang yang tak punya kepala

untuk membela diri.

 

Mereka gemar meraba-raba kisahku

di balik jendela yang tak pernah kubuka,

menyusun teori seperti sedang menata dosa orang lain.

Lucu, bagaimana mereka begitu yakin

bahwa misteri hidupku wajib mereka pecahkan.

 

Mereka tak tahu tiap pukul dua aku berjalan

bukan untuk menakuti siapa pun,

melainkan karena tubuhku lupa cara tidur.

Gaun putih ini cuma pakaian kasur

yang kebetulan ikut melayang bersama depresiku.

 

Dan andai saja mereka berhenti berbisik,

mungkin mereka akan paham satu hal sederhana,

aku tidak gila.

Aku hanya kelelahan memanggul jiwa sendiri,

hingga kepalaku pergi duluan

meninggalkan tubuh yang tetap mencari pulang.

Baca Juga  INFRASTRUKTUR BISA DIPULIHKAN TETAPI TRAUMA KORBAN SIAPA YANG MENYEMBUHKAN?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *