Purbaya.id, JAKARTA – Perusahaan produsen rokok, PTWismilak Inti MakmurTbk. (WIIM) mencatat pertumbuhan laba bersih sejalan dengan penjualan yang melampaui Rp4 triliun selama Januari-September 2025.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, penjualan bersih WIIM mencapai Rp4,6 triliun. Capaian tersebut lebih tinggi 34,34%tahunan ke tahunan(YoY) dari Rp3,43 triliun pada 9 bulan 2024.
Penjualan bersih Wismilak berasal dari penjualan produk rokok kretek mesin lokal sebesar Rp2,88 triliun, filter sebesar Rp1,04 triliun, rokok kretek tangan sebesar Rp645,92 miliar, rokok gudang sebesar Rp2,37 miliar, dan lainnya sebesar Rp5,82 miliar. Selain itu, WIIM juga memiliki penjualan ekspor sebesar Rp20,1 miliar per kuartal III/2025.
Pada saat yang sama, beban pokok penjualan WIIM naik 35,76% YoY dari Rp2,65 triliun menjadi Rp3,6 triliun. Komponen utama dalam struktur beban pokok penjualan Wismilak adalah bahan baku dan pembantu sebesar Rp1,33 triliun serta penggunaan pitapajakRp2,06 triliun.
WIIM juga mencatat peningkatan beban penjualan menjadi Rp413,85 miliar, serta beban umum dan administrasi menjadi Rp207,05 miliar. Beban bunga Wismilak juga terlihat meningkat dari Rp5,66 miliar menjadi Rp19,12 miliar.
Demikian pula dengan beban pajak penghasilan yang meningkat dari 52,96 miliar rupiah per kuartal III/2024 menjadi 89,46 miliar rupiah per 30 September 2025.
Meskipun demikian, WIIM mampu mencatat peningkatan laba tahun berjalan yang dikaitkan dengan pemilik entitas induk ataulaba bersihLaba bersih WIIM tercatat sebesar Rp284,96 miliar pada kuartal III/2025 atau meningkat 37,32% YoY dari Rp207,51 miliar. Laba per saham WIIM juga meningkat dari Rp99,97 menjadi Rp137,28.
WIIM menggenggam total aset sebesar Rp3,35 triliun per 30 September 2025. Adapun, total kewajiban perusahaan tercatat sebesar Rp1,29 triliun dan total ekuitasnya sebesar Rp2,06 triliun.







