JAKARTA — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyatakan dukungan terhadap langkah tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memberantas praktik “Serakahnomics” yang dinilai merugikan petani serta mengancam ketahanan pangan nasional.
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat ICMI, Priyo Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya berada pada jalur yang sama dengan Menteri Amran dalam mengembalikan hak ekonomi rakyat kecil dan mengakhiri dominasi kelompok tertentu yang selama ini menguasai sektor-sektor pangan strategis.
“Kami di ICMI sejalan dengan gebrakan Pak Amran. Serakahnomics harus dihentikan. Mafia pangan tidak boleh lagi menguasai sektor-sektor strategis yang menjadi hak rakyat kecil,” ujar Priyo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Ancaman Keadilan Sosial
Serakahnomics digambarkan sebagai fenomena ekonomi yang ditandai perilaku rakus, tidak bermoral, dan melanggar ketentuan hukum. Menurut Priyo, praktik tersebut telah berlangsung lama, terutama di sektor pangan, dan secara langsung menggerus keadilan ekonomi masyarakat.
“Jika ini tidak segera dibenahi, sementara waktu kita sangat pendek, maka potensi guncangan sosial sudah berada di depan mata,” ucapnya.
Ia menambahkan, jika praktik Serakahnomics terus dibiarkan, sendi-sendi keadilan sosial akan runtuh dan gejolak sosial tidak terhindarkan.
“Saya mendukung penuh kepemimpinan Presiden Prabowo, terlebih jika beliau benar-benar membackup ide-ide kerakyatan untuk menyelamatkan ekonomi demi keadilan bersama,” kata Priyo.
Peringatan kepada Mafia Pangan
ICMI juga mengingatkan para pihak yang diduga mengendalikan rantai pasok pangan dan menekan ekonomi rakyat. Priyo menegaskan bahwa kenyamanan bagi kelompok yang memperoleh keuntungan secara tidak adil harus segera berakhir.
“Nama-namanya sudah kami tahu. Selama ini mereka hidup nyaman. Saya pastikan ke depan hidup mereka akan kami monitor,” ujarnya.
Priyo menyebut pembenahan sektor pangan sebagai langkah strategis untuk menentukan ketahanan dan masa depan ekonomi Indonesia. Karena itu, ICMI mendorong Menteri Amran untuk tetap tegas dalam memberantas mafia pangan dan praktik Serakahnomics.
“Saya minta Pak Amran tidak ragu. Ujung dari semua praktik Serakahnomics adalah runtuhnya keadilan sosial. Langkah Menteri Amran berantas Serakahnomics adalah upaya penyelamatan bangsa,” katanya.
Dukungan terhadap Pemerintah
Priyo juga menegaskan dukungan ICMI terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memberi ruang dan dorongan terhadap kebijakan yang berpihak pada ekonomi rakyat.
Menurut dia, keberpihakan Presiden terhadap agenda penguatan ekonomi rakyat menjadi landasan penting dalam memperbaiki struktur keadilan ekonomi nasional.
“Kalau Presiden membackup ide-ide kerakyatan ini, itu adalah jalan terbaik untuk penyelamatan ekonomi kita. Dan ICMI berada di jalur yang sama,” ujarnya.
Priyo menutup dengan menegaskan bahwa bangsa ini tidak memiliki pilihan lain selain memulihkan keadilan, memperkuat pemerataan, dan menuntaskan praktik Serakahnomics yang selama ini menghambat kemajuan ekonomi rakyat.
“Ini soal keadilan, pemerataan, dan masa depan Indonesia. Mafia pangan harus tamat. Dan gebrakan Menteri Amran harus kita dukung sepenuhnya,” kata Priyo.
a8







