Home / Pendidikan / Elon Musk Prediksi Dunia Tanpa Pekerjaan dan Uang dalam 20 Tahun

Elon Musk Prediksi Dunia Tanpa Pekerjaan dan Uang dalam 20 Tahun

Indonesia – CEO Tesla, Elon Musk, membuat prediksi kontroversial terkait dunia kerja dan ekonomi masa depan. Dalam U.S.-Saudi Investment Forum di Washington, D.C., Musk menyatakan bahwa dalam 10–20 tahun ke depan, manusia kemungkinan tidak lagi perlu bekerja, karena seluruh pekerjaan bisa digantikan oleh robot dan kecerdasan buatan (AI).

“Prediksi saya, pekerjaan akan menjadi opsional. Itu akan seperti bermain olahraga atau video game,” kata Musk, dikutip dari Fortune, Jumat (5/12/2025). Ia menambahkan, “Jika Anda ingin bekerja, itu seperti memilih menanam sayur sendiri di halaman belakang. Lebih sulit, tapi sebagian orang tetap melakukannya karena mereka menyukainya.”

Musk memproyeksikan jutaan robot akan masuk ke dunia industri, meningkatkan produktivitas hingga membuat banyak pekerjaan manusia tidak relevan. Ia menargetkan 80% nilai Tesla di masa depan akan berasal dari robot humanoid Optimus, meski pengembangannya masih tertunda.

Selain itu, Musk memperkirakan uang akan kehilangan fungsinya. Ia mengacu pada novel fiksi ilmiah Culture Series karya Iain M. Banks, yang menggambarkan dunia tanpa kelangkaan, dipenuhi AI supercerdas, dan tanpa pekerjaan tradisional.

“Dalam buku-buku itu, uang tidak ada. Itu menarik,” ujarnya. “Tebakan saya, jika AI dan robotika terus maju, uang akan berhenti relevan.”

Sebelumnya, Musk juga mengusulkan konsep “universal high income” sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat di dunia tanpa pekerjaan wajib. Ide ini serupa dengan gagasan universal basic income yang diperkenalkan CEO OpenAI, Sam Altman.

Namun, para ekonom menilai visi Musk sulit diwujudkan. Biaya robotik masih tinggi, sementara implementasi AI belum cukup cepat untuk mengubah struktur pasar tenaga kerja dalam 20 tahun. Laporan Yale Budget Lab menyebut, sejak hadirnya ChatGPT pada 2022, pasar kerja global belum mengalami disrupsi signifikan.

Baca Juga  Ilmuwan Temukan ‘Indra Ketujuh’ pada Manusia: Mampu Merasakan Benda Tanpa Menyentuh

Selain itu, dampak perubahan besar ini terhadap jutaan atau miliaran orang tanpa pekerjaan menjadi persoalan serius. Samuel Solomon, ekonom tenaga kerja dari Temple University, menekankan bahwa kebutuhan universal basic income mungkin nyata, tetapi tantangan politik untuk mewujudkannya sama pentingnya dengan teknologi itu sendiri. a9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *